Arsip | Uncategorized RSS feed for this section

Website Resmi Teater Bumi

5 Apr

UNTUK INFO LEBIH LANJUT MENGENAI 26 PESERTA YANG TERSELEKSI DALAM LOMBA CERPEN 2011. SILAHKAN KUNJUNGI WEBSITE RESMI TEATER BUMI www.teaterbumi.org

SEMOGA NAMA ANDA TERCANTUM DALAM 26 TERPILIH PADA LOMBA CERPEN KALI INI.

SALAM,

TEATER BUMI

Dokumentasi Kegiatan Ekspresi Insan Teater SMKN 1 Berau

27 Feb

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.


Minggu, 27 Februari 2011, tepat pada pukul 09.00 pelaksanaan kegiatan Ekspresi Insan Teater (EKSIT) Gedung Kesenian Teater Angin SMKN 1 Berau di mulai. Acara yang di hadiri dari 8 kelompok teater yaitu :
1. Teater Tetes : SMP 4 Berau
2. Teater Madu : SMP 9 Berau
3. Teater Awan : SMP 1 Berau
4. Teater AKBS : SMA Negeri 1 Berau
5. Teater Oase : SMA Negeri 4 Berau
6. Teater Lingkar : SMA Negeri 1 Gunung Tabur
7. Teater Lain
8. Teater Bumi

Sebelum memasuki ruangan kesenian (tempat acara berlangsung) pada pukul 09.00 WITA para peserta dikumpulkan ditengah lapangan SMKN 1 Berau dan berkumpul untuk membuat lingkaran besar, mereka akan diinstruksikan untuk membuat yel – yel dari setiap kelompok teater, seluruh peserta yang telah membuat yel – yel, mereka akan diarahkan panitia untuk memasuki ruangan tempat penyelenggaraan EKSIT sambil meneriakkan yel – yel tersebut, kontan saja semua peserta terhibur dari setiap yel – yel yang dibuat oleh masing – masing peserta. Setelah semua peserta berada dalam ruangan kesenian maka dimulailah acara EKSIT ini dengan dipandu Host dari Teater Angin (Armand Dahlan) yang bisa membuat suasan keakraban diantara setiap peserta, tepat pada pukul 09.30 acara dimulai dengan pemberian materi / sharing pengetahuan dan pengalaman dari seniman Jebolan Teater Bumi yaitu Benyamin Sira, seorang seniman muda Berau yang telah menyabet gelar Aktor Terbaik Tingkat Nasional Pada Festival Teater Mahasiswa Nasional di Jogjakarta.
Baca lebih lanjut

Eksit (Ekspresi Insan Teater)

25 Feb

Salam Teater untuk kita semua, sudah menjadi hal biasa bagi para pekerja seni untuk membuat suatu perkumpulan atau semacam acara nongkrong..kongkow – kongkow..atau apa lah istilahnya, yang jelas kebanyakan dari para pekerja seni akan selalu kreatif untuk membuat event yang tujuannya adalah untuk sharing ilmu, berbagi pengalaman dan tentunya adalah untuk menjalin jaringan yang luas antar sesama kelompok seni teater, khusus untuk wilayah Berau Kalimantan Timur sudah mempunyai acara tersendiri untuk ini, acara yang mengikutsertakan kelompok teater – teater sekolah ini adalah agenda bulanan dari teater bumi untuk bisa diadakan setiap bulan dari berbagai sekolah yang akan ditunjuk menjadi tuan rumah.

Baca lebih lanjut

Sie Jin Kwie Kena Fitnah (Produksi Teater Koma 2011)

21 Feb

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.


Tanggal 1 Maret 2011 nanti Teater Koma akan sampai pada usia yang ke – 34, untuk merayakan ulang tahun yang ke 34 tersebut, Teater Koma kembali memproduksi 1 karya besar lagi yang berjudul “Sie Jin Kwie Kena Fitnah” Sebuah drama perbauran antara, Opera Cina, Boneka Potehi, Golek Menak, Wayang Wong dan Wayang Tavip. Pementasan Teater Koma ini akan di selenggarakan selama 3 Minggu ini yaitu dari Tgl 4 – 26 Maret 2011. Jadi buat kalian para pecinta pertunjukan seni teater, silahkan datang dan saksikan pementasan yang sudah tidak diragukan lagi kualitas pertunjukannya. Untuk lebih lengkap mengenai informasi pertunjukan dan informasi tiket silahkan lihat info di bawah ini :

Info Tiket SIE JIN KWIE KENA FITNAH

Naskah Karya: TIOKENGJIAN dan LOKOANCHUNG

Saduran dan Sutradara: N. RIANTIARNO

Sebuah drama perbauran antara, Opera Cina, Boneka Potehi, Golek Menak, Wayang Wong dan Wayang Tavip.

4 s.d 26 Maret 2011 (tiap Senin libur)

GRAHA BHAKTI BUDAYA

Pusat Kesenian Jakarta – Taman Ismail Marzuki

Setiap Pukul 19.30

INFORMASI TIKET:
Suntea 0816 1190953
Jl. Cempaka Raya No. 15 Bintaro, 021 735 0460 – 735 9540
Jl. Setiabudi Barat No. 4, 021 7028 2344 – 522 4058 – 5251066
Taman Ismail Marzuki, 021 319 34740 – 319 37325
info@teaterkoma.org Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya • http://www.teaterkoma.org
(Tidak terima pemesanan via SMS, FB, Twitter, YM, BBM ataupun jalur maya lainnya)

HTM Weekdays (Minggu, Selasa-Kamis)
Rp.150.000,- Row E, F, G, K, L (tengah)
Rp.100.000,- Row C, D, M, N, O, P (tengah)
Rp. 75.000,- Row A, B, C, D, E, F, G, K, L, M, N, O, P (wing)
Rp. 50.000,- Balkon

HTM Weekend (Jumat-Sabtu)
Rp.200.000,- Row E, F, G, K, L (tengah)
Rp.150.000,- Row C, D, M, N, O, P (tengah)
Rp. 100.000,- Row A, B, C, D, E, F, G, K, L, M, N, O, P (wing)
Rp. 75.000,- Balkon
Baca lebih lanjut

RENDRA (Catatan Nano Riantiarno)

20 Feb

Pertamakali saya bertemu langsung dengan WS Rendra, terjadi pada April 1968. Dia baru pulang dari Amerika Serikat dan membawa oleh-oleh, yang bagi Teater Indonesia, boleh dibilang asing. Geger tentu saja. Goenawan Mohamad menyebutnya, ‘Teater Mini Kata’. Itulah latihan-latihan dasar teater, yang menjadi sangat menarik ketika dipertunjukkan. Memang minim kata, nyaris hanya terdiri dari gerak dan bunyi. Meski begitu, pementasannya penuh makna.

Waktu itu, saya mahasiswa ATNI (Akademi Teater Nasional Indonesia) dan anggota Teater Populer. Saya sudah melakukan pelatihan dasar teater selama berbulan-bulan tapi samasekali tak tahu kapan bakal naik pentas. Teguh Karya, guru kami, ikut pentas ‘teater mini kata’ Rendra. Entah bagaimana asal-muasalnya sehingga dia sampai terlibat. Belakangan, Rendra mengakui, Teguh Karya adalah dramawan yang berhasil mempengaruhinya sehingga dia bergiat dalam dunia teater. Dua anggota Teater Populer, Sylvia Nainggolan dan Dewi Sawitri (kini Doktor Psikologi), terlibat pula dalam ‘teater mini kata’ itu.

Pentas ‘teater mini kata’, yang digelar di auditorium Direktorat Kesenian (letaknya di belakang Gedung Toserba Sarinah Jalan Thamrin) pada April 1968, sungguh memukau. Nomor-nomor yang disajikan, antara lain; Bipbop, Piip, Di Manakah Kau Saudaraku, Rambate-Rate-Rata, dan Vignet Katakana. Kiprah para aktor yang mengusung pentas itu begitu inspiratif. Rendra, menjadi bintang yang menawan. Juga Putu Wijaya, Chaerul Umam, Amak Baldjun, dan Syubah Asa. Ada pula aktor-aktor lain yang tak kalah menarik. Dalam sebuah nomor, Teguh Karya hanya menyuarakan bunyi “Zzssszzzz …. Zzssszzzz …” saja. Dan Putu Wijaya berulang-ulang mengucap “Bipbop .. ” Dalam sebuah nomor lagi, Amak Baldjun pasang konsentrasi penuh dan samasekali tak terganggu, meski Chaerul Umam dengan berbagai cara coba menggodanya dengan tawa dan tindakan-tindakan yang lucu.
Baca lebih lanjut

Lebih Dekat Dengan Teater Koma

16 Feb

TEATER KOMA

BIOGAFI

TEATER KOMA didirikan 1 Maret 1977. Diikrarkan oleh 12 pendirinya, yaitu; N. Riantiarno, Ratna Madjid, Sjaeful Anwar, Rudjito, Rima Melati, Jajang Pamontjak, Titi Qadarsih, Cini Goenarwan, Jimi B. Ardi, Otong Lenon, Zaenal Bungsu dan Agung Dauhan, di rumah Abdul Madjid, Jalan Setiabudi Barat No.4, Jakarta Selatan.

Nama grup disepakati; TEATER KOMA. Koma, metafora yang mengartikan ‘gerak berkelanjutan, senantiasa berjalan, tiada ada henti, tak mengenal titik’. Punya nafas panjang, senantiasa berkiprah, mengembara dalam ruang kreatifitas, terus mencari dan berupaya menemukan hal-hal yang bermakna.

Pentas perdananya, Rumah Kertas, karya dan sutradara N. Riantiarno. Digelar di Teater Tertutup PKJ-TIM, 2-3 dan 4 Agustus 1977.

Pentas-pentas TEATER KOMA agaknya kena di hati masyarakat. Mengikat kalbu sehingga mereka rela jadi penonton setia. Menurut survei, penonton TEATER KOMA yang setia menonton sejak 1977 hingga 2010, berjumlah sekitar 50% dari seluruh jumlah penonton. Ternyata telah terjadi regenerasi di kalangan penonton. Tiga generasi (kakek, anak, cucu) sering menonton bersama. Hal yang sangat mengharukan. Dan tentu saja menggembirakan.

Dalam perjalanan, memang terjadi berbagai hal yang memprihatinkan. Antara lain interogasi terhadap N. Riantiarno, kecurigaan, pencekalan, juga ancaman bom. Semua itu harus diikhlaskan sebagai dinamika perjalanan kreatifitas berteater. Dan sejauh ini masih bisa dilakoni dengan tenang. Sikap ‘koma’ tetap diyakini. Berfikir positif, harapan tak boleh pupus. Barangkali itu, salah satunya, yang bikin TEATER KOMA masih berkiprah. TEATER KOMA, kelompok independen yang bersifat non-profit. Anggotanya tak hidup dari penghasilan teater, tidak mengandalkan perolehan dari pergelaran. Sebagian besar memiliki pekerjaan lain di luar teater. Baca lebih lanjut

Materi Dasar Teater (Catatan Kucil)

25 Nov

Aksi dan Emosi
Pengertian: Emosi adalah segala aktivitas yang mengekspresikan kondisi disini dan sekarang dari organisme manusia dan ditujukan ke arah duniannya di luar. “Emosi timbul secara otomatis” dan terikat dengan aksi yang dihasilkan dari konfrontasi manusia dengan dunianya. Aktor tidak menciptakan emosi karena emosi akan muncul dengan sendririnya lantaran keterlibatannya dalam memainkan peran sesuai dengan naskah.

Motivasi
Pengertian : Peran apapun yang anda mainkan harus memiliki tujuan dan motivasi. Dalamus keadaan bagaimanapun adalah mustahil untuk melakukan sesuatu yang secara langsung diarahkan untuk mencetuskan suatu perasaan demi perasaan itu sendiri. Kalau hal ini tidak diindahkan, maka anda tidk akan memperoleh apapun. Hanya kedangkalan saja. Jika kita memilih suatu tindakan atau perbuatan jangan menggunakan perasaan dan bathin anda. Jangan mencoba memperlihatkan aksi cemburu atau menyatakan cinta, semata hanya untuk kepentingan perasaan itu aja. Semua perasaan itu adalah akibat dari sesuatu yang terjadi sebelumnya. Cobalah ingat kejadian sebelumnya itu dalam-dalam dan hasilnya akan datang sendiri. Penggambaran nafsu yang palsu, yang menggunakan gerakan-gerakan konvensional, semuanya ini merupakan kesalahan-kesalahan yang kerap terjadi.

Tips:
Anda harus mampu bermain sesuai dengan pengkhayatan anda sendiri terhadap tokoh, penggambaran artistic dari realita dunia actual kedalam dunia imajinasi. Untuk memperoleh hubungan antara actor dan tokoh yang digambarkan, anda harus mendekatkan pada sumber-sumber yang dekat dengan perasaan dan batin kita sendiri. Jika hal ini bisa dicapai, maka kita akan merasakan dorongan dan rangsangan dari dalam.
Dorongan ini akan mengutarakan dirinya sendiri dalam aksi si tokoh imajiner yang telah ditempatkan di tengah-tengah permainan lakon. Mainkanlah dan anda akan menciptakan kehidupan baru. Kita akan dibawa kedunia bawah-sadar, menyadari hal-hal dalam permainannya yang sebelumnya tidak disadari sama sekali. Ini merupakan rangsangan “dunia bawah-sadar yang kreatif ”yang paling pokok adalah anda telah memainkan dunia bawah sadar kreatif melalui tehnik yang disadari. Setelah ini bisa disatukan dalam pikiran dan imajinasi, barulah anda bisa menciptakan dunia baru dan mulai memainkannya dengan penuh motivasi dan rasa kebenaran artistic. Dibalik kata-kata, kita memasukan pikiran kita dalam karakter toloh kehidupannya. Lalu kita filter melalui diri kita sediri seluruh bahan yang kita peroleh dari pengarang dn sutradara. Bahan ini menjadi bagian dari diri kita, baik dalam pengertian spiritual dan fisik, emosi kita jujur dan sebagai hasil kita memperoleh aktivitas yang betul-betul produktif, semuanya berjalin dengan implikasi sebuah lakon. Baca lebih lanjut