Aw aw Jamie dan Lily

27 Jan

Cerpen ini ditulis oleh peserta lomba cerpen tingkat SLTA 2010

Pada suatu masa, hiduplah dua orang anak remaja yang bernama Jamie dan Lily. Jamie dan Lily adalah sepasang kekasih. Hubungan mereka sangat baik antara satu dengan yang lainnya, dan mereka berdua sangat romantis terhadap pasangannya. Walaupun Jamie adalah seorang selebriti yang sangat terkenal di negaranya.
Suatu pagi yang cerah matahari bersinar terang, saat itu Jamie dan Lily berjalan-jalan menyusuri taman kota berjam-jam lamanya. Saat sedang asyik berjalan, tiba-tiba Jamie berhenti.
“Lily my shawty, kita istirahat dulu yuk!” ajak Jamie
“Loh kenapa biebs? Kamu capek ya?” tanya Lily
“Iya, shawty, tumben banget hari ini panas, aku haus dan capek” kata Jamie
“Biebs, kita beli ice cream yuk, aku lihat ada abang-abang ice cream jualan di sana” kata Lily sambil menunjuk salah satu abang yang jualan es krim.
Tiba-tiba Jamie menarik tangan Lily untuk duduk di sebelahnya.
“Lily my only one shawty, aku nggak perlu ice cream” kata Jamie
“Loh? Biebs bilang sendiri tadi, kalau biebs haus, dan biebs kepanasan” kata Lily bingung
“Iya, aku tadi sadar, kalau aku bilang begitu ke kamu shawty, tapi aku nggak perlu ice cream. Karena, hanya kamulah seorang penyejuk hatiku dan jiwaku sahwty” kata Jamie
“Aww, Biebs ngegombal terus ah! Ayo, lanjutin lagi jalannya kelamaan istirahat nih!” ajak Lily
Jamie dan Lily pun melanjutkan perjalanan mereka. Tiba-tiba hari mulai mendung, angin berhembus dengan kencang dan rintik-rintik hujan pun turun dengan derasnya. Lalu, Jamie menarik tangan Lily dan membawa Lily lari dengan kencang untuk mencari tempat berteduh. Saat di tempat berteduh, mereka hanya berdua saja, tidak ada orang lain yag ikut berteduh di sana. Tiba-tiba ^Ngiik…ngiiik…^(suara napas Lily) sambil memegang dadanya sendiri.

“Shawty? Kamu kenapa? Napas kamu…” Tanya Jamie bingung sambil merangkul Lily dengan panik
“Asma… aku…kambuh…aku nggak…bawa…obat…”kata Lily sesak
Tiba-tiba Lily pun pingsan. Dengan sigap, Jamie menggendong Lily di punggungnya dan membawa Lily ke Rumah Sakit yang tidak terlalu jauh jaraknya dari tempat mereka berdua berteduh. Jamie terus berlari dan berlari, tidak peduli hujan deras yang menerpa mereka berdua. Selang beberapa menit kemudian, Jamie tiba di beranda Rumah Sakit. Para suster yang melihat Jamie yang menggendong Lily di punggungnya yang basah kuyup itu, langsung berteriak
“ Arrrrrghhh! Teman-teman, lihat ada Jamie Obson!!!” teriak salah satu suster tersebut
Lalu para suster yang mendengar teriakan tersebut langsung menghampiri Jamie.
“Jamie, boleh nggak aku minta tanda tangan kamu?” tanya salah satu suter dari gerombolan para suster yang mengerumuni Jamie
“Hi Jamie, boleh nggak kita foto bareng?” tanya salah satu suster dengan genit
“Jamie, boleh nggak aku cubit pipi kamu?” tanya salah satu suster
“Jamie, Jamie, Jamie, boleh nggak aku cium pipi kamu? Aku gemes deh liat kamu” rayu salah satu suster dengan manja
“Stop!!! Masalah itu, urusan nanti. Sekarang tolonglah cewek ini. Dia pingsan, asmanya kambuh, dia perlu pertolongan. Tolonglah! Dia pacarku!” Pinta Jamie kepada para suster
Dengan cepat, para suster langsung menurunkan Lily dari punggung Jamie dan langsung membawa Lily yang masih tidak sadarkan diri ke UGD dengan tandu. Saat Lily berada di ruang UGD tersebut, Jamie menunggu dengan pasrah di lorong depan ruang UGD tersebut. Jamie hanya bisa menagis dan berdo’a.
“Ya Tuhan, selamatkan Lily, sembuhkan Lily, jangan kau ambil Lily dariku. Aku mohon Tuhan, jikalau dia engkau ambil, ambil nyawaku juga! Aku tidak ingin terpisah dengannya. Ya Tuhan, aku mohon” Jamie berdo’a sambil menagis😥
Beberapa saat, terdengan bunyi ^Tiiiiiiiiit…^ yang tadi berbunyi ^Tinut…Tinut…^ terdengar dari dalam ruangan dimana Lily berada.
“YA TUHAN! JANGAN AMBIL LILY DARIKU!” teriak Jamie sambil menagis kencang
“Pssssttt! Jangan teriak-teriak dong! Ini Rumah Sakit!” kata salah seorang yang lewat
“AKU TAU!” kata Jamie dengan kasar
“Ih! Dasar orang gila! Salah Rumah Sakit lu! Lu tuh tempatnya di RSJ!” kata orang tadi yang sedang lewat
“LU TUH YANG GILA!!!” kata Jamie membentak orang tersebut
Tiba-tiba, dokter yang menangani Lily keluar, dam membawa Jamie ke ruangan Lily dimana Lily berada. Dan Jamie melihat seorang yang seluruh badannya di tutupi dengan kain putih. Lalu Jamie berlari menghampiri dan memeluk mayat itu.
“AAAAARGGG!!! LILY! KENAPA? KENAPA? KENAPA KAMU TINGGALKAN AKU? AKU NGGAK MAU SENDIRIAN?” teriak Jamie
Dengan perlahan, Jamie membuka kain yang menutupi wajah mayat yang di peluknya sedari tadi. Jamie pun kaget
“LOH!!! Lily kok berubah jadi laki-laki? Huaaaa!” kata Jamie kaget
“Jamie, Biebs! Aku di sini, itu mayat orang” kata Lily
“Lily? Sahwty? Kamu masih hidup?” kata Jamie sambil berlari-lari kecil menghampiri Lily
“Iya, biebs aku masih hidup” kata Lily dengan lemah
“Kamu nggak apa-apa shawty?” Tanya Jamie terharu
“Nggak apa-apa kok biebs” kata Lily
“Syukurlah” kata Jamie
“Oh iya, biebs tadi teriak-teriak ya di luar?” Tanya Lily
“Heh!!!, aku nggak teriak kok. Mungkin shawty salah denger kali” kata Jamie menutupi
“Oh, aku kira itu kamu biebs” Kata Lily sambil tersenyum
“Shawty, aku nggak akan biarin kamu pergi selamanya dariku. Jika kamu nggak ada, aku rela di ambil oleh-NYA. Aku nggak pengen kita berdua terpisah” kata Jamie menitikkan air mata
“Jamie, aku hargai itu. Terimakasih kamu udah nyelamatin nyawa aku. Aku nggak tau, gimana jadinya kalau kamu nggak perhatian sama aku. Mungkin aku sudah berada di sana, di alam sana bersama nenekku” kata Lily dengan menitikkan air mata
Jamie dengan perlahan memeluk Lily yang terbaring lemah dan membisikan sesuatu di telinga Lily.
“Lily, aku akan selalu ada di dekatmu dan aku akan selalu menjagamu. Karena kau terlahir untukku. Kaulah duniaku” kata Jamie berbisik di telinga Lily
Lily hanya bisa tersenyum sambil menitikkan air mata haru.

The End

Biodata Penulis :

Nama : Yulya Noor Fatimah
Kelas : XI BAHASA
TTL : Samarinda, 01 Juli 1994
Sekolah : SMAN 2 BERAU

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: