Website Resmi Teater Bumi

5 Apr

UNTUK INFO LEBIH LANJUT MENGENAI 26 PESERTA YANG TERSELEKSI DALAM LOMBA CERPEN 2011. SILAHKAN KUNJUNGI WEBSITE RESMI TEATER BUMI www.teaterbumi.org

SEMOGA NAMA ANDA TERCANTUM DALAM 26 TERPILIH PADA LOMBA CERPEN KALI INI.

SALAM,

TEATER BUMI

TANGIS BUKAN BAGIANKU

11 Mar

menangis itu bukan bagianku, tapi kadang aku menginginkan dia datang biar sakit ini bisa sedikit ditepiskannya. tapi air mata telah angkuh untuk mengisi ruang kosong di katub mata ini yang belingsatan. apa karena sumpah yang pernah kulontarkan untuk tak akan pernah menangis lagi, hingga sekarang air mata pada tangis enggan menyapa lara yang merasukku pada malam.

dan sekarang lelah letihku meraung tanpa basah, aku butuh air itu sekarang; biar tiada yang tertahan lagi. bukankah langit berpendar jingga masih ada hujan meski kadang aku bosan untuk menjadi gerimis diluar. pada pagi dan senjaku yang menjelang malam aku kian ditelanjangi pada bias perih yang merintih. meringkik sakit dan laskar jangkrik yang berderik tiada menghalau sepi yang menopang jiwa rintih ini.

Baca lebih lanjut

Kesendirianku

11 Mar

Malam dan detak jam menjadi teman diamku malam ini, meski dari tadi aku juga tahu ada seekor cicak yang asik mengintip dari celah ventilasi berserabut sarang laba – laba. Hanya diam dan menghitung kepekatan malam dalam hatiku, ada yang mengganjal dari 2 jam lalu selama aku melekatkan pantatku di kursi setengah basah ini. Entah, apa aku masih bisa menikmati kesendirianku malam ini atau harus memecah sunyi dengan berbincang kering bersama detak jam. Barusan ada yang terlintas tapi masih saja samar, ada yang sakit tapi aku lupa letaknya dimana, aku lupa dimana aku menaruh senyumku kemarin pagi.

Hem…kesendirian memang lebih nikmat dari sebuah ciuman mesra seorang kekasih, hem.. kesendirian memang lebih asik dari sebuah obrolan bersama kerabat dekat, hem..kesendirian memang lebih sepi dari bentangan gelap malam ini.
Baca lebih lanjut

Dokumentasi Kegiatan Ekspresi Insan Teater SMKN 1 Berau

27 Feb

This slideshow requires JavaScript.


Minggu, 27 Februari 2011, tepat pada pukul 09.00 pelaksanaan kegiatan Ekspresi Insan Teater (EKSIT) Gedung Kesenian Teater Angin SMKN 1 Berau di mulai. Acara yang di hadiri dari 8 kelompok teater yaitu :
1. Teater Tetes : SMP 4 Berau
2. Teater Madu : SMP 9 Berau
3. Teater Awan : SMP 1 Berau
4. Teater AKBS : SMA Negeri 1 Berau
5. Teater Oase : SMA Negeri 4 Berau
6. Teater Lingkar : SMA Negeri 1 Gunung Tabur
7. Teater Lain
8. Teater Bumi

Sebelum memasuki ruangan kesenian (tempat acara berlangsung) pada pukul 09.00 WITA para peserta dikumpulkan ditengah lapangan SMKN 1 Berau dan berkumpul untuk membuat lingkaran besar, mereka akan diinstruksikan untuk membuat yel – yel dari setiap kelompok teater, seluruh peserta yang telah membuat yel – yel, mereka akan diarahkan panitia untuk memasuki ruangan tempat penyelenggaraan EKSIT sambil meneriakkan yel – yel tersebut, kontan saja semua peserta terhibur dari setiap yel – yel yang dibuat oleh masing – masing peserta. Setelah semua peserta berada dalam ruangan kesenian maka dimulailah acara EKSIT ini dengan dipandu Host dari Teater Angin (Armand Dahlan) yang bisa membuat suasan keakraban diantara setiap peserta, tepat pada pukul 09.30 acara dimulai dengan pemberian materi / sharing pengetahuan dan pengalaman dari seniman Jebolan Teater Bumi yaitu Benyamin Sira, seorang seniman muda Berau yang telah menyabet gelar Aktor Terbaik Tingkat Nasional Pada Festival Teater Mahasiswa Nasional di Jogjakarta.
Baca lebih lanjut

Eksit (Ekspresi Insan Teater)

25 Feb

Salam Teater untuk kita semua, sudah menjadi hal biasa bagi para pekerja seni untuk membuat suatu perkumpulan atau semacam acara nongkrong..kongkow – kongkow..atau apa lah istilahnya, yang jelas kebanyakan dari para pekerja seni akan selalu kreatif untuk membuat event yang tujuannya adalah untuk sharing ilmu, berbagi pengalaman dan tentunya adalah untuk menjalin jaringan yang luas antar sesama kelompok seni teater, khusus untuk wilayah Berau Kalimantan Timur sudah mempunyai acara tersendiri untuk ini, acara yang mengikutsertakan kelompok teater – teater sekolah ini adalah agenda bulanan dari teater bumi untuk bisa diadakan setiap bulan dari berbagai sekolah yang akan ditunjuk menjadi tuan rumah.

Baca lebih lanjut

Sie Jin Kwie Kena Fitnah (Produksi Teater Koma 2011)

21 Feb

This slideshow requires JavaScript.


Tanggal 1 Maret 2011 nanti Teater Koma akan sampai pada usia yang ke – 34, untuk merayakan ulang tahun yang ke 34 tersebut, Teater Koma kembali memproduksi 1 karya besar lagi yang berjudul “Sie Jin Kwie Kena Fitnah” Sebuah drama perbauran antara, Opera Cina, Boneka Potehi, Golek Menak, Wayang Wong dan Wayang Tavip. Pementasan Teater Koma ini akan di selenggarakan selama 3 Minggu ini yaitu dari Tgl 4 – 26 Maret 2011. Jadi buat kalian para pecinta pertunjukan seni teater, silahkan datang dan saksikan pementasan yang sudah tidak diragukan lagi kualitas pertunjukannya. Untuk lebih lengkap mengenai informasi pertunjukan dan informasi tiket silahkan lihat info di bawah ini :

Info Tiket SIE JIN KWIE KENA FITNAH

Naskah Karya: TIOKENGJIAN dan LOKOANCHUNG

Saduran dan Sutradara: N. RIANTIARNO

Sebuah drama perbauran antara, Opera Cina, Boneka Potehi, Golek Menak, Wayang Wong dan Wayang Tavip.

4 s.d 26 Maret 2011 (tiap Senin libur)

GRAHA BHAKTI BUDAYA

Pusat Kesenian Jakarta – Taman Ismail Marzuki

Setiap Pukul 19.30

INFORMASI TIKET:
Suntea 0816 1190953
Jl. Cempaka Raya No. 15 Bintaro, 021 735 0460 – 735 9540
Jl. Setiabudi Barat No. 4, 021 7028 2344 – 522 4058 – 5251066
Taman Ismail Marzuki, 021 319 34740 – 319 37325
info@teaterkoma.org Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya • http://www.teaterkoma.org
(Tidak terima pemesanan via SMS, FB, Twitter, YM, BBM ataupun jalur maya lainnya)

HTM Weekdays (Minggu, Selasa-Kamis)
Rp.150.000,- Row E, F, G, K, L (tengah)
Rp.100.000,- Row C, D, M, N, O, P (tengah)
Rp. 75.000,- Row A, B, C, D, E, F, G, K, L, M, N, O, P (wing)
Rp. 50.000,- Balkon

HTM Weekend (Jumat-Sabtu)
Rp.200.000,- Row E, F, G, K, L (tengah)
Rp.150.000,- Row C, D, M, N, O, P (tengah)
Rp. 100.000,- Row A, B, C, D, E, F, G, K, L, M, N, O, P (wing)
Rp. 75.000,- Balkon
Baca lebih lanjut

RENDRA (Catatan Nano Riantiarno)

20 Feb

Pertamakali saya bertemu langsung dengan WS Rendra, terjadi pada April 1968. Dia baru pulang dari Amerika Serikat dan membawa oleh-oleh, yang bagi Teater Indonesia, boleh dibilang asing. Geger tentu saja. Goenawan Mohamad menyebutnya, ‘Teater Mini Kata’. Itulah latihan-latihan dasar teater, yang menjadi sangat menarik ketika dipertunjukkan. Memang minim kata, nyaris hanya terdiri dari gerak dan bunyi. Meski begitu, pementasannya penuh makna.

Waktu itu, saya mahasiswa ATNI (Akademi Teater Nasional Indonesia) dan anggota Teater Populer. Saya sudah melakukan pelatihan dasar teater selama berbulan-bulan tapi samasekali tak tahu kapan bakal naik pentas. Teguh Karya, guru kami, ikut pentas ‘teater mini kata’ Rendra. Entah bagaimana asal-muasalnya sehingga dia sampai terlibat. Belakangan, Rendra mengakui, Teguh Karya adalah dramawan yang berhasil mempengaruhinya sehingga dia bergiat dalam dunia teater. Dua anggota Teater Populer, Sylvia Nainggolan dan Dewi Sawitri (kini Doktor Psikologi), terlibat pula dalam ‘teater mini kata’ itu.

Pentas ‘teater mini kata’, yang digelar di auditorium Direktorat Kesenian (letaknya di belakang Gedung Toserba Sarinah Jalan Thamrin) pada April 1968, sungguh memukau. Nomor-nomor yang disajikan, antara lain; Bipbop, Piip, Di Manakah Kau Saudaraku, Rambate-Rate-Rata, dan Vignet Katakana. Kiprah para aktor yang mengusung pentas itu begitu inspiratif. Rendra, menjadi bintang yang menawan. Juga Putu Wijaya, Chaerul Umam, Amak Baldjun, dan Syubah Asa. Ada pula aktor-aktor lain yang tak kalah menarik. Dalam sebuah nomor, Teguh Karya hanya menyuarakan bunyi “Zzssszzzz …. Zzssszzzz …” saja. Dan Putu Wijaya berulang-ulang mengucap “Bipbop .. ” Dalam sebuah nomor lagi, Amak Baldjun pasang konsentrasi penuh dan samasekali tak terganggu, meski Chaerul Umam dengan berbagai cara coba menggodanya dengan tawa dan tindakan-tindakan yang lucu.
Baca lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.